Hujan dan Macet

Kalau macet teman sehari-hari anda pasti anda berharap bahwa anda tidak terjebak macet baik ketika berangkat kerja, ketika ke klien maupun ketika pulang kerumah. Namun, ketika anda justru jarang menghadapi kemacetan anda berharap sesekali terjebak macet supaya bisa menikmati perjalanan, setidaknya ketika pulang dan tidak terburu waktu.

Kalau tanpa hujan pun jakarta sudah macet terlebih jam berangkat dan jam pulang, dengan hujan macet menjadi lebih mantab. Rute yang biasanya masih cukup lega pun akan menjadi macet dan yang biasanya macet akan jadi tambah macet.

Herannya ketika kita berharap macet supaya bisa menikmati jalan justru kita mendapatkan jalan yang lancar, sebaliknya ketika kita berharap jalanan lancar justru yang ada macet bahkan macet kuadrat. Sekian

Menulis Motivation Letter

Cover letter, motivation letter, professional project dan beberapa nama lain yang intinya sama, essay yang menggambarkan siapa kita, apa yang sudah kita raih dan apa yang kita impikan dimasa depan kita, terutama tentang karir.

Menulis motivation letter kelihatannya mudah, kita sudah merasa mengenal diri kita tapi justru ketika kita memulaimenulis kita akan menyadari bahwa banyak hal tentang diri kita, tentang pencapaian kita, tentang mimpi-mimpi kita yang kita sendiri tidak tahu atau belum tahu.

Ketika mulai menulis kita mulai menemukan kepingan-kepingan puzzle cerita hidup kita dimasa lalu, kepingan puzzle mimpi-mimpi kita dimasa yang akan datang yang mungkin sudah berganti sekian kali sejak kecil. Mungkin apa yang kita lakukan jauh dari mimpi kita dulu. Mungkin apa yang kita lakukan sekarang bukan apa yang kita sukai tapi mau tak mau itu yang harus kita lakukan. Atau, mungkin justru apa yang kita lakukan sekarang apa yang kita sukai baik kita impikan sebelumna maupun tidak.

Kadang kita juga akan bingung apa sih sebenarnya alasan kita sekolah, kenapa sih kita memilih jurusan X? apakah jurusan yang kita pilih yang sesuai dengan kerjaan kita sekarang atau justru jurusan lain yang bisa membuat kita sedikit menggeser jalur karir setelah mendapatkan master?

Apapun yang mau anda tulis akan lebih baik kalau anda membuat kerangka karangan dahulu (thanks mbak alfa untuk tips nya) dan pastikan motivation letter atau cover letter itu jadi cerita yang urut, dari paragraf 1 sampai terakhir bersambung menjadi sebuah cerita, dari siapa kita apa yang sudah kita capai, apa mimpi kita dan kenapa kita harus mengambil / diterima di program yang kita lamar tersebut. Kayaknya sih seperti itu, wong saya sendiri juga masih belajar membuat motivation letter yang bagus :) semoga sukses dan jangan lupa tinggalkan komentar dibawah :)

Seven Eleventh

Tanggal 11 kemarin tepat tujuh bulan gw kerja di perusahaan tempat gw kerja sekarang. Tujuh bulan itu bisa dilihat sudah tujuh bulan atau baru tujuh bulan, terserah mau dilihat dari sudut pandang yang mana. Tujuh bulan disini sebagian besar asik, awal sebelum kerja bapak pernah mengingatkan, kerja itu bukan cuma soal pendapatan dan lain sebagainya, lingkungan kerja yang nyaman dan juga rekan kerja itu juga penting, 36 tahun Bapak bekerja di BUMN (terbesar?) tentu sudah banyak pengalaman tentang kondisi lingkungan kerja dan rekan kerja, dan gw sangat setuju akan hal tersebut sejak awal. Lingkungan kerja di kantor ini asik, rekan kerja mulai dari yang seangkatan sampe yang bapak-bapak dan ibu-ibu asik-asik semua, bos-bos juga asik dan santai, serius tapi santai :D

Banyak hal baru yang gw pelajari secara tidak langsung, setelah lebaran kemarin misalnya, hampir semua ibu-ibu dikantor masalahnya sama, pembantu pulang dan belum kembali / tidak kembali dan sedang cari pembantu lagi, cari pembantu ini pun gak gampang, pertama soal kejujuran, kedua soal skill dan ketiga tentu soal kesesuaian bayaran mereka dengan skill. eh kok malah ngomongin cari pembantu, ok kembali ke topik.

Title resmi gw sekarang “Network Administrator & IT Consultant”, susah juga ternyata menjelaskan kerjaan seperti ini ke orang lain yang non-IT, jadi inget tahun 2008 temen nok Riris pernah tanya ke Nok

“Mas mu kerjanya apa?”
“Administrator”
“Oh staf admin gitu ya?”, tambah si teman, tentu ini cocok karena gw dan Nok sama-sama lulusan kampus tercinta yang satu ini
“Oh bukan, Administrator Sistem, ngurusin server gitu lah”
“Ooooo”

Dan diposisi sekarang pun gw bingung kalau harus njelasin. Kalau pertanyaannya “Dibagian apa?”, jawabannya lumayan gampang “IT”, dan selesai masalah, tapi gak juga kadang harus ngejelasin kerjaan gw ngapain. kalau ke sesama orang IT atau temen yang tau dunia IT jawabannya “Jack of all trades about IT lah dari gadget sampe server”, kalau ke orang yang awam lebih pas, menurut gw tentunya, memberikan jawaban “teknisi komputer”, simple answer but works, toh ya memang jadi teknisi :D Kalau anda penggemar TV Series, dan pernah nonton Chuck, kerjaan gw mirip-mirip kayak Chuck, di nerdherd of Buy More, hanya gw bukan bagian dari joint operation NSA & CIA :D

Tanggal 12 kemarin tepat satu tahun gw tes di Big Blue ID, ketemu mbak Lita untuk pertama kalinya. Waktu itu gw sampe interview user, beliau manajer divisi P systems, dan disana gw sempet tanya apakah ada rolling posisi dikantor ini, kemudian kalau dirolling bagaimana? jawabannya disini kalau udah masuk satu divisi kedepannya ya makin spesialis, makin spesialis dan makin spesialis di sistem yang sama. Waktu itu gw mikir apa gak bosen ya kerja di sistem yang sama seumur hidup? dan ditempat gw kerja sekarang gw dapat jawaban secara nyata, karena disini kerjaan beragam dan harus switching dari satu teknologi ke teknologi lain hal ke hal lain dengan cepat kadang jadi kayak lari-lari, kemarin ngurus BB, besok belajar ngeset iPad, besoknya lagi ngubek-ngubek PHP, Javascript, python dan bahkan access, tapi overall nice adventure sih, cuma kadang ngrasa ngos-ngosan aja harus keep up dengan berbagai hal dengan cepat dan mungkin memang spesialisasi itu harus dan lebih baik. Mari menjalani bulan kedelapan dan bulan-bulan selanjutnya dengan penuh semangat!

Tidak lupa saya mengucapkan Happy Seven Eleventh juga untuk @cloud_igha dan @kurakuragendut yang merayakan 7 / 11 juga di @upkfe. All Izz Well :)

Kuliah Itu

  1. Pada dasarnya membosankan, baik kamu senang dengan mata kuliah dan jurusan kuliah atau tidak
  2. Membutuhkan waktu yang konsisten setiap pekannya untuk mempelajari materi kuliah dan menyelesaikan tugas, kalau Professor bilang setidaknya luangkan waktu 10 jam setiap pekannya untuk mata kuliah tersebut, luangkan. cicil tiap hari jangan tumpuk semuanya diakhir pekan
  3. Tugas itu selalu bilang ke kita “nanti saja”, “masih lama”, “masih x hari lagi kok deadlinenya”, dan banyak kalimat penunda lainnya. kalau penunda lapar sih mending, tapi kalau penunda ngerjain tugas bukan judul yang OK untuk mahasiswa
  4. Mau Offline (tatap muka dikelas) maupun online (nonton video kuliah) sama aja beratnya dan membosankannya. nonton TV series satu season 24 episode seharian penuh akan menyenangkan. tapi nonton video kuliah 15 menit itu membosankan, but deal with it :)
  5. Belajar, bukankah itu niat awalnya? jadi kalau merasa bosan capek dan sebagainya ingat kembali niat awal kuliah

Ladies First

Ladies First, gw yakin temen-temen semua pasti pernah denger dan pernah pake ungkapan (atau ucapan?) itu baik dengan serius maupun bercanda. Beberapa bulan lalu di acara tunangan temen kantor ada hal baru yang gw pelajari tentang ladies first ini.

Pesta tunangan itu model pesta Chinesse dimana tamu-tamu duduk dimeja yang telah disediakan, makanan disajikan silih berganti secara berurutan. Kebetulan satu meja dengan bapak-bapak temen kantor yang sudah senior, temen-temen yang kurang lebih seangkatan, Pak Bos RS, Pak Bos EM beserta istri juga akhirnya satu meja disitu juga, karena meja lain yang di reserve untuk temen-temen kantor sudah penuh, sebenenerya ada satu lagi, cuma meja-meja lain memang belum penuh :D

Terus apa hubungannya dengan ladies first, jadi waktu makanan kedua atau ketika dihidangkan salah satu temen mau ambil duluan, terus Bos RS bilang kurang lebih “Eh Wanita duluan, wah kamu gak sopan” dengan nada santai, meskipun istri bos EM “udah gak papa ambil duluan aja” akhirnya temen ngambilin dulu untuk Ny EM :)

Sederhana tapi yang bisa dipelajari untuk cowok pria-pria diseluruh dunia bahwa ya dalam kondisi dimana memang memungkinkan untuk ladies first ya gunakan itu, misal ambil makanan tadi, masuk / keluar lift, dan banyak hal lainnya, apalagi kalau it’s a beautiful lady :D

Tapi gimana kalau kita antri di kasir atau dimana gitu, yang belakang kita cewek? apakah kita mau menyerahkan antrian kita ke sang cewek, iya kalau satu belakangnya mas-mas, om-om, bapak-bapak, mbah kakung semua, kalau belakangnya cewek semua sampe pol, kita jadi diantrian paling belakang, terus ada lagi yang antri, cewek lagi. kapan selesainya :) Ya mungkin liat-liat situasi dan kondisinya kali ya :)

Bermain Dengan Layanan File Sharing

Sudah mmmm berapa tahun ya gw menggunakan layanan filesharing, mulai dari Rapidshare, kemudian Hotfile (kalau ini kata om @dezinfectant itu tempat donlot file hot hot ya :D ), kemudian dua yang terakhir Fileserve dan Filesonic. Layanan yang baru gw sebut merupakan layanan filesharing yang gw pernah pake layanan premiumnya (biasanya iuran sama temen-temen). OK berikut pengalaman dan komen gw menggunakan layanan-layanan tersebut.

Rapidshare

Semuanya berawal dari Rapidshare. Gw sempet cukup lama pake layanan free Rapidshare, jaman itu lumayan cukup nunggu dan gak perlu isi CAPTCHA, meskpun gak bisa di resume alias kalau donlot putus harus mulai lagi dari awal tapi not bad lah karena internet kala itu pelan pelan saja :)

Semua berubah ketika negara api menyerang salah seorang dosen yang sering main ke lab tanya bisa gak beli akun premium Rapidshare dan kebetulan beberapa saat sebelumnya gw baru aja tau idrapid, alhasil saya dikasi uang untuk transfer dan buat akun ke idrapid, dan sejak saat itu mulai kecanduan untuk langganan akun premium. Cukup lama bapak Dosen ini mendanai akun premium rapidshare untuk digunakan rame-rame, gw mengalami mulai kuota unduh Rapidshare unlimited, 10 GB per pekan (apa 10 GB per pekan?, iya jaman itu semaleman paling bisa ngunduh 1GB), kemudian turun jadi 5 GB per pekan, kalau gak kepake kumulatif sampe 25 GB kalau ndak salah. Kemudian Si Bapak menjadi semakin sibuk dengan penelitian dan jarang mencari buku-buku bagus yang dihost di Rapidshare sehingga akhirnya diputuskan untuk tidak mendanai lagi proyek ini :)

Beberapa saat setelahnya mas @grahacyrus mengajak untuk iuran langganan Rapidshare sendiri, dan ya akhirnya beberapa saat kami langganan Rapidshare. Rapidshare ini merupakan salah satu file sharing yang mantab. Jarang sekali error meskipun setahu gw karena jaman itu pemain file sharing masih bisa dihitung pake jari (jari tangan dan jari kaki mungkin) sehingga Rapidshare banyak digunakan. Dengan akun premium plus download manager maknyus. Dulu gw sering ninggal unduhan malam-malam di markas yang satu ini, dikomputer yang tak tentu, meskipun belum sempat terusir tapi karena sering kali ketika mau merapikan unduhan komputer sedang digunakan oleh rekan lain hal ini lama-lama merepotkan. Akhirnya saya pindah mengunduh di server.

Dengan wget cukup menggunakan opsi --http-user dan --http-password untuk memasukkan username dan password akun premium. karena secara default wget hanya membuka satu koneksi ke server maka gw biasanya njalanin beberapa unduhan sekaligus supaya bisa menuh-menuhin line internet yang ada. Minus nya hanya ketika sebuah file sudah selesai diunduh sampai akhir dan saya mencoba untuk me-resume unduhan tersebut maka wget akan mengunduh ulang dari awal. Doh! jadi jaman itu harus metani (melihat dengan teliti) satu per satu, kalau sudah full saya hapus dari daftar yang belum saya resume.

Semua berubah ketika Rapidshare memberhentikan program point nya. Ini merupakan hal yang membuat para penggunggah (uploader) lebih bersemangat, jadi ketika file yang kita unggah di unduh oleh orang lain, maka kita akan mendapat poin, tentu Rapidshare sudah memiliki sistem untuk mencegah abuse. File yang diunduh 100 bahkan 1000 kali dari alamat IP yang sama tetap akan dianggap satu unduhan dalam hari yang sama.

Hotfile

Setelah program poin Rapidshare berhenti, para pengunggah pindah ke layanan lain salah satunya adalah hotfile. Meskipun namanya Hot tapi tidak ada ke Hot an dari layanan ini selain server-servernya layanannya yang setangguh Rapidshare. Server Hotfile termasuk bagus dibandingkan dengan Filesonic dan Fileserve misalnya, jarang sekali unduhan putus karena server kepenuhan, kecepatan unduh pun dari tiap server kurang lebih sama, misal kita punya line internet 2 Mbps maka kita bisa menggunakan seluruh bandwith itu untuk mengunduh dari tiap server, kadang memang ada server yang lambat, meskipun internet kosong tapi kita cuma bisa pakai separunya saja tapi jarang gw nemuin server hotfile kayak gini.

Mengunduh dengan wget? gak bisa pake opsi --http-user dan --http-password, harus save Cookie ke sebuah file, dan meload cookie ini ketika mengunduh. Oh iya satu lagi enaknya hotfile, Cookienya tidak mengunci di satu IP tertentu sehingga dengan cookie yang sama kita bisa mengunduh dari IP publik yang berbeda.

Cukup lama menggunakan layanan hotfile, akhir tahun lalu gw dan temen-temen sempet langganan untuk periode setengah tahun dan apesnya akhir tahun lalu Email gw di hack orang dan password hotfilenya diubah :( Yang gak enak juga dari hotfile adalah mereka tidak bertanggung jawab atas hacked account, hotfile tidak memiliki mekanisme untuk mengambil alih akun kembali. ini ada di halaman FAQ


Q.My account was hacked?
A. You must keep secure your account information. Any mails about hacked accounts, changed information and so on will be ignored! It is your responsibility to keep your account information safe!

Waktu kehilangan akun hotfile akun itu baru dipake satu bulan, jadi lima bulan terbuang sia-sia, maaf teman-teman :( Gw sempe nyoba untuk brute force akun hotfile pake wordlist macem-macem, tapi ndak berhasil juga :(

Akhirnya beli ulang akun untuk satu bulan dan kali ini dengan akun email yang memang khusus untuk akun premium seperti ini :) Awal tahun 2011 ini file-file yang ada di Hotfile entah kenapa cepat hilang, banyak pengunggah curiga ini dihapus oleh hotfile sendiri ketika ada barang bajakan yang diunggah ke situsnya (ya meskipun tentu masih banyak yang lolos) :)

Filesonic

Mas @grahacyrus lagi yang mengajak untuk mencoba menggunakan Filesonic. Waktu itu sore-sore mas @grahacyrus langsung transfer via internet banking, gw buat user, konfirmasi dsb. Pengalaman pertama menggunakan Filesonic bagaimana? Menyebalkan, jangankan menggunakan wget, menggunakan Internet Download Accelerator saja lambat, belum lagi cookies cepat expired kadang baru putus sekali sudah expired, bahkan kita gak bisa membuat daftar unduhan, karena ketika pertama kali di unduh Download Manager (dapat link dan ukuran file) maka harus langsung diunduh, ketika kita memilih untuk membuat antrian maka cookie itu akan expired :( akhirnya hanya bisa dipake untuk mengunduh buku dan majalah yang ukurannya kecil-kecil, gak sampai 100MB. Kenapa waktu itu mencoba filesonic karena salah satu situs langganan kita mempromosikan filesonic dan banyak file di host di filesonic.

Tidak puas dengan filesonic dan link di hotfile juga mulai berkurang, akhirnya kami melanggan fileserve. Tapi sebelum cerita fileserve gw mau cerita tentang filesonic sekarang, karena sekarang dan dulu beda. sekarang filesonic sudah seperti layanan file sharing lainnya, cookie cukup lama expired, kita bisa membuat download list (karena cookie tidak cepat expired) dan ketika koneksi putus sampai beberapa kali pun masih bisa resume.

Server juga relatif lebih cepat dari fileserve, hanya saja kalau kita mengunduh dengan wget server filesonic tidak melempar nama file ke wget sehingga harus manual menggunakan opsi -O dan menyebutkan apa nama file yang ingin kita gunakan untuk menyimpan unduhan tersebut.

Fileserve

Fileserve merupakan pelarian dari hotfile dan setelah mencoba filesonic tidak puas. Fileserve cukup bagus, tapi tetap ada beberapa hal yang mengganggu, diantaranya cookie yang lock IP sehingga ganti IP kita harus re login (kalau dengan download manager seperti IDM bukan masalah besar karena semuanya otomatis, kalau dengan wget artinya harus save cookie ulang). Selain itu yang menyebalkan adalah ketika sebuah server penuh maka kecepatan mengunduh dari server tersebut menurun drastis, bahkan ada beberapa server yang tidak memberikan respon dan kalau ini terjadi maka unduhan kita akan dialihkan ke server http://fsdndm.fileserve.com yang kata seseorang disebuah forum fsdndm itu server yang menangani ketika server lain tidak merespon :)

Sekian pengalaman gw menggunakan layanan file sharing, layanan lain yang OK tentu saja Mediafire yang bisa diresume dan 4shared yang katanya mau diblok oleh pak menkominfo, #nomention ah :) Tabik.

On Building Startup Infrastructure

Yesterday I was looking for reference on how to build startup infrastructure especially the on-tight-budget one. found some interesting links, some of them provide tips for building office infrastructure, some of them give tips on how to build the server infrastructure.

Anyone know good reading on infrastructure setup comparison? especially the costs comparison?